Cagar Budaya Museum Pangsar Soedirman dan Museum BRI


Kabupaten Banyumas memiliki beberapa museum yang sangat menarik untuk dikunjungi.Beberapa museum menarik seperti Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman dan Museum BRI. Museum-museum ini menawarkan berbagai koleksi yang mendidik, mulai dari sejarah perjuangan Indonesia hingga warisan budaya dan perkembangan perbankan.

Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman didirikan sebagai bentuk penghormatan kepada jasa-jasa Jenderal Soedirman dan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang perannya dalam perjuangan untuk kemerdekaan Indonesia. Museum BRI dibentuk sebagai usaha untuk melestarikan sejarah perbankan Indonesia, terutama kontribusi BRI dalam pembangunan ekonomi dan keuangan negara. Berikut adalah berbagai hal yang terdapat di kedua museum itu.
Museum Bri
A. Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman
Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman berlokasi di kelurahan Pasir Kidul, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Museum yang satu ini memiliki akar sejarah yang erat kaitannya dengan perjuangan Jenderal Soedirman selama Perang Kemerdekaan Indonesia.

Kota Purwokerto memainkan peran krusial dalam perjuangan untuk kemerdekaan Indonesia. Purwokerto menjadi basis para pejuang Indonesia yang dipimpin oleh Jenderal Soedirman. Perjuangan mereka tercatat di museum itu. Museum ini mampu memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai kontribusi beliau dalam usaha meraih kemerdekaan Indonesia.

Museum Pangsar Soedirman, yang lebih dikenal sebagai Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman. Museum ini adalah tempat wisata budaya yang berfokus pada edukasi dan menyimpan aspek sejarah dari perjuangan Jenderal Soedirman. Di luar bangunan terdapat patung Jendral Soedirman yang sedang menunggang kuda, bersama dengan monumen bertanda Garuda Pancasila yang melambangkan usahanya melawan penjajah demi kemerdekaan NKRI.

Museum ini memiliki dua tingkat. Lantai satu memperlihatkan kisah perjuangan Jenderal Soedirman, sedangkan lantai dua menampilkan patung Jenderal tersebut. Relief di bawah patung itu menggambarkan kisah perjuangan untuk kemerdekaan Indonesia.

Museum Pangsar Soedirman menyajikan sejumlah artefak, dokumentasi sejarah, serta barang-barang pribadi kepunyaan Jenderal tersebut. Pengunjung bisa melihat koleksi seperti baju tentara, senjata, foto-foto, dokumen resmi, dan tandu yang dipakai Jenderal selama perjuangan untuk merdeka.

Sebagai salah satu tujuan wisata bersejarah, tempat ini menawarkan pengalaman yang berharga bagi para pengunjung. Agar pengunjung bisa memahami sejarah bangsa dan menghormati usaha para pahlawan. Di samping itu, kita pun bisa membacanya dalam bentuk buku.

B. Museum Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Bank Rakyat Indonesia pertama kali didirikan di Purwokerto oleh Raden Aria Wiratmadja dengan nama Hulp-En Spaarbank Der Inlandsche Bestuurs Amatenaren atau Bank Bantuan Priyayi Pribumi, pada 16 Desember 1895 yang selanjutnya ditetapkan sebagai hari lahir BRI. Setelah menjalani beberapa perubahan nama, termasuk Bank Koperasi, Tani dan Nelayan (BKTN) pada tahun 1960. Akhirnya pada tahun 1967 berubah menjadi Bank Rakyat Indonesia.

Museum BRI adalah satu-satunya tujuan wisata budaya dan sejarah di Kota Purwokerto. Museum ini didirikan untuk melestarikan sejarah perbankan Indonesia, terutama kontribusi BRI dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Museum BRI memiliki dua lantai, di mana pengunjung dapat melihat maket kantor pusat BRI di Jakarta dan mendapatkan pemahaman tentang perkembangan Bank Rakyat Indonesia yang awalnya hanya satu kantor kecil menjadi salah satu bank besar di Indonesia dengan cabang hingga tingkat kecamatan di seluruh tanah air.

Pengunjung museum BRI bisa menyaksikan aneka koleksi, antara lain koleksi perangko tua, uang jadul, mesin ketik, dan brankas. Museum itu juga menampilkan koleksi uang koin dan kertas dari VOC hingga saat ini, termasuk mata uang Portugis Timor Timur serta uang logam dari era Majapahit.

Museum ini juga menyediakan berbagai informasi mengenai produk, layanan perbankan BRI, serta inovasi-inovasi yang telah dilaksanakan oleh BRI untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Di lantai bawah, pengunjung dapat melihat berbagai peralatan yang digunakan dalam kegiatan perbankan. Koleksi terpenting dari museum ini adalah Replika Gedung De Poerwokertosche Hulp-en Spaarbank untuk Ambtenar Bestuurs Inlandsche.

Melalui Museum BRI Purwokerto, masyarakat dapat lebih menghargai, memahami, serta mengetahui kontribusi BRI terhadap perkembangan ekonomi Indonesia.

Soal Latihan
A. Berilah tanda silang (X) di depan huruf A, B, C, arau D di depan jawaban yang tepat !
1.Museum Panglima Besar Soedirman terletak di Kabupaten...
A.Banjarnegara
B.Purbalingga
C.Banyumas
D.Cilacap
Pembahasan :
Jawaban : C. Museum Panglima Besar Soedirman terletak di Kabupaten Banyumas.
2.Tujuan utama pendirian Museum Panglima Besar Soedirman adalah ...
A.mempromosikan pariwisata
B.memperkenalkan seni budaya
C.mengenang penjuangan Jenderal Soediman
D.memajukan perekonomian daerah
Pembahasan :
Jawaban : C. Tujuan utama pendirian Museum Pangsar Soedirman adalah mengenang perjuangan Jenderal Soedirman.
3.Koleksi yang terdapat di Museum Pangsar Soedirman adalah ...
A.barang-barang milik Jenderal Soedirman
B.alat-alat musik tradisional
C.peninggalan sejarah Belanda
D.koleksi lukisan
Pembahasan :
Jawaban : B. Koleksi yang terdapat di Museum Pangsar Soedirman adalah barang-barang peninggalan Jenderal Soedirman.
4.Singkatan dari BRI adalah ...
A.Bank Regional Indonesia
B.Bank Rakyat Indonesia
C.Bank Riset Indonesia
D.Bank Reksa Indoneisa
Pembahasan :damai
Jawaban : B. Singkatan dari BRI adalah Bank Rakyat Indonesia.
5.Koleksi Museum BRI yang dapat dilihat diantaranya adalah ...
A.informasi sejarah perbankan Indonesia
B.pameran barang-barang mewah
C.dokumentasi perjuangan Indonesia
D.pameran mata uang luar negeri
Pembahasan :
Jawaban : A. Koleksi Museum BRI yang dapat dilihat diantaranya adalah informasi sejarah perbankan Indonesia.

Demikian tulisan mengenai Cagar Budaya Museum Pangsar Soedirman dan Museum BRI. Semoga tulisan ini dapat menambah pengetahuan anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar